Arsip Tag: universitas

Uhamka Gandeng Universitas di Eropa, Meriset Kepemimpinan Perempuan

Korire Staurant, JAKARTA – Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka) menjalin kerja sama dengan universitas-universitas Eropa dalam penelitian kepemimpinan perempuan.

Rektor Uhamka Prof Gunawan Suryoputro mengungkapkan, penelitian bersama ini dilakukan dengan Sofia University di Bulgaria.

BACA JUGA: Uhamka memberikan penghargaan kepada lulusan yang akan menjadi relawan Indonesia di Palestina

“Tema penelitian kolaboratif ini adalah Mengembangkan Lingkungan Pembelajaran yang Mendukung yang Dipimpin oleh Perempuan, Pemimpin Pendidikan dan Pemimpin Ilmiah (Sumur Benih),” kata Prof. Gunawan pada jumpa pers di gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uhamka (FEB), Senin (20/11).

Rektor Gunawan menyampaikan, Sofia University dan Uhamka sudah menjalin kerja sama selama 5 tahun.

BACA JUGA: Uhamka Gandeng Malaysia Wujudkan Perdamaian Dunia

Proyek kerja sama yang dilaksanakan meliputi mobilitas mahasiswa dan kunjungan dosen serta profesor.

Kerja sama yang diwujudkan adalah pengiriman mahasiswa Uhamka ke Sofia University selama 6 bulan.

BACA JUGA: Profesor Gunawan mengungkap kiprah Uhamko di hari jadinya yang ke-66

Di sisi lain, Sofia University mengirimkan dosen tamu atau profesor ke Uhamka.

“Keberhasilan kerjasama ini menjadi landasan bagi Uhamka dan Sofia University untuk meningkatkan kerjasama dalam proyek penelitian bersama yang didukung oleh lembaga internasional yaitu Erasmus Mundus,” jelas Prof. Gunawan.

Ditambahkannya, Sofia University dan Uhamka sepakat untuk mendirikan pusat penelitian atau kajian terkait transformasi pendidikan.

Oleh karena itu diusulkanlah sebuah lembaga bernama Pusat Studi Transformasional Antar Universitas.

“Dan proyek pertama ini adalah Sumur Benih,” jelas Profesor Gunawan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Pengembangan Publikasi, Evaluasi, Kerja Sama dan Hubungan Internasional (LP3KUI) Prof. Herri Mulyono menyampaikan Uhamka mempunyai visi internasionalisasi yang dikembangkan oleh Prof. Gunawan untuk mencapai level Uni Eropa.

Bagi Uhamka, ini merupakan kesempatan untuk melakukan penelitian di Sofia University Bulgaria dengan topik Seed Wells.

Ia menjelaskan, isu ini penting bagi Uni Eropa hingga tahun 2030 dan menjawab tantangan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Tujuannya adalah untuk bertukar informasi dan pengalaman antara guru, peneliti dan pengusaha di bidang pendidikan agar mampu merespon dengan cepat perubahan lingkungan di masa depan.

“Tujuan utama dari proyek penelitian ini adalah untuk menciptakan dan mengelola model untuk membangun lingkungan pendidikan yang mendukung dan mempromosikan perempuan sebagai pemimpin dalam pendidikan secara umum dan sains,” ujarnya.

Ia menambahkan, penelitian bersama dengan University of Sofia mencakup analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan lingkungan pendidikan yang mendukung anak-anak dan remaja sebagai kunci peningkatan kualitas pendidikan di Bulgaria dan Indonesia.

Kemudian temukan tantangan dalam melibatkan pemimpin perempuan dalam konteks pendidikan dan sains di dua negara yang relevan.

“Nantinya ada pedoman untuk meningkatkan kualitas perempuan di dunia pendidikan dan pengetahuan,” kata Profesor Herri.

Puri Pramudiani, selaku dosen Fakultas Pendidikan Guru dan Pedagogi (FKIP) sekaligus ketua kelompok penelitian Sumur Benih mengatakan, peluang Uhamka menjalin kerja sama dengan Sofia University sangat bagus.

Proyek ini tidak hanya sekedar mengubah sektor perempuan saja, namun akan mengubah bidang ekonomi, digital dan lainnya di masa depan.

“Ini merupakan tantangan dan peluang yang nantinya akan menghasilkan output berupa artikel nasional dan internasional,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, terdapat pedoman yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi perempuan dalam pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Dari lingkup tersebut terus dikembangkan lingkungan pendidikan yang mendukung generasi muda, baik yang berbakat maupun nakal, dengan tujuan untuk mengembangkan tenaga ahli perempuan yang profesional di bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan, lanjut Puri. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAGI… Zulhas Bagikan Beasiswa PAN kepada 100 Mahasiswa Uhamka

UGM Torehkan Prestasi di Putaran Nasional Kompetisi Philip C Jessup 2024

Korire Staurant, JAKARTA – Universitas Prasetiya Mulya menyaksikan suksesnya tur nasional Philip C. Jessup Competition 2024 Sabtu (3/2) lalu bersama perwakilan mahasiswa hukum dari berbagai universitas di Indonesia.

Pada babak final, Fakultas Hukum Universitas Gadja Mada (FH UGM) dan Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan Bandung (FH UNPAR) bersaing sengit.

Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan Sepeda Motor Listrik dengan TKDN 57,42%.

UGM meraih prestasi sebagai pemenang kompetisi Jessup putaran nasional tahun 2024, UNPAR meraih juara kedua dan Universitas Prasetiya Mulya meraih juara ketiga.

Setelah melalui perjalanan yang luar biasa, UGM mengakhiri penantian lebih dari satu dekade sejak tahun 2012 untuk meraih gelar Juara Tur Nasional Philip C. Jessup.

Baca juga: Dunia Saat Ini: UGM Kecam Jokowi yang Menyimpang dari Prinsip dan Moralitas Demokrasi

Sebagai juara, mereka akan mewakili Indonesia di babak internasional yang akan digelar di Washington pada April mendatang.

Tim UGM diwakili oleh Dylan Jesse Andrian, Michael Melbourne, Sabina Zildji, Rihan Sihaputra, Rachel Amadea dan Prasina Chorupriyatana.

Baca juga: Lulusan UGM Ini Berhasil Raih Juara I Seleksi CASN Kejaksaan

Kompetisi Philip C. Jessup merupakan kompetisi hukum internasional tertua dan terbesar di dunia dan menarik peserta dari hampir 800 sekolah hukum di lebih dari 100 negara.

Kompetisi ini diakui oleh organisasi internasional dan universitas sebagai kompetisi peradilan semu paling bergengsi di dunia dan merupakan salah satu kompetisi atau debat besar.

I Gusti Agung Sumanatha, Ketua Umum Civic Chamber, mengumumkan para pemenang dengan penuh rasa bangga dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah melalui perjuangan panjang.

“Saya senang dan bangga melihat perwakilan anak muda Indonesia,” kata Somanta.

Pesan yang disampaikan Ketua Hakim Mohammad Syarifuddin melalui Somantha menegaskan dukungan MA terhadap konsistensi kompetisi ini.

Somantha mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berpesan agar mereka terus melanjutkan dan meningkatkan peluang sukses di babak internasional.

Hikmahanto Juwana, pendiri Ikatan Hukum Internasional Indonesia (INASIL), yang menjadi motor penggerak kompetisi ini sejak tahun 2001, melihat kompetisi Philip C. Jessup sebagai cahaya terang bagi masa depan hukum Indonesia.

Ia mengajak mahasiswa FH se-Indonesia untuk turut menyumbangkan keakuratan pemikirannya dan berharap dapat mendedikasikan ilmunya untuk Indonesia. (bahasa/jpnn)