Arsip Tag: kue keranjang

Sejarah Kue Keranjang yang Jadi Ciri Khas Tahun Baru Imlek

Korire Staurant, Jakarta – Tahun Baru Imlek tak lengkap tanpa kue keranjang. Kue yang manis, kenyal, dan lengket ini mempunyai arti dan filosofi yang sangat penting bagi masyarakat Tionghoa.

China Highlights menjelaskan sedikit hal tentang asal muasal kue keranjang di situs resminya. Ada legenda bahwa kue keranjang ini dikaitkan dengan dewa memasak, dan kue ini merupakan persembahan kepada dewa tersebut, yang diyakini orang Tionghoa ada di setiap keluarga.

Banyak orang Tionghoa yang percaya bahwa Dewa Dapur melaporkan berbagai hal kepada Kaisar Langit setiap tahun tentang pemilik rumah tempat tinggal Dewa Dapur. Untuk mencegah para dewa menjelek-jelekkan mereka, para penghuni rumah mempersembahkan kue keranjang yang lengket. Tujuannya adalah untuk mematikan Dewa Dapur dan mencegahnya menyampaikan kabar buruk kepada Kaisar Langit.

Makanan untuk tentara. Asal usul kue keranjang atau kue beras juga dapat ditelusuri kembali ke 2500 tahun yang lalu dalam sejarah perang Tiongkok. Sejarah menyebutkan bahwa asal muasal kue beras dapat ditelusuri hingga kematian Wu Zixu, seorang negarawan dan jenderal perang di negara bagian Wu. Setelah kematian Wu, Raja Gu Jian dari Yue menyerang ibu kota Wu, menyebabkan banyak tentara terjebak di dalam tembok kota. Tentara yang kelaparan tidak menyiapkan makanan dan banyak dari mereka meninggal karena kelaparan.

Kemudian para prajurit yang selamat teringat perkataan mendiang Jenderal Wu, jika membutuhkan makanan, para prajurit harus menggali sedalam 1 meter di pinggir tembok kota untuk mendapatkan makanan. Prajurit yang tersisa mengikuti instruksi Raja Wu. Rupanya, pondasi tembok kota itu terbuat dari beras ketan agar tembok itu tetap kokoh di atas tanah.

Beras ketan menjadi bahan dasarnya dan kemudian menyelamatkan para prajurit dari kelaparan. Oleh karena itu, saat Imlek, kue keranjang atau kue beras dipercaya membawa keberuntungan dan segala macam hal positif.

Pilihan Editor: 6 Hidangan Tahun Baru Imlek yang Penting dan Lezat

Saat perayaan Tahun Baru Imlek di San Francisco, AS, perusuh membakar mobil self-driving. Baca selengkapnya

Whoosh melihat peningkatan jumlah penumpang sebesar 35% selama liburan Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek dibandingkan minggu sebelumnya. Baca selengkapnya

Cap Go Meh dikenal juga dengan prosesi upacara membawa Toapekong Joli keluar dari kuil. Baca selengkapnya

Menteri Sandiaga mengatakan pariwisata dan ekonomi kreatif juga mendapat manfaat besar dari hari raya Islam dan Tahun Baru Imlek. Baca selengkapnya

Desa Penlipuran di wilayah Bangli, Bali menyambut 9.000 wisatawan saat libur Isra Miraj dan libur Tahun Baru Imlek pada 8 hingga 11 Februari 2024. Baca selengkapnya

Presiden Joko ingin bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Megawati Sukarnoputri, namun tidak patah semangat. Baca selengkapnya

Pada masa Kap Go Meh, tradisi Tatung mirip roller coaster Dabu dibawa ke Indonesia oleh pendatang Tionghoa. Baca selengkapnya

Barongsai identik dengan Imlek atau Imlek. Berikut beberapa fakta unik tentang barongsai. Baca selengkapnya

Hampir 61.000 kendaraan menggunakan Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayuagung atau Terpekai. Baca selengkapnya

AC mobil menjadi salah satu bagian yang memerlukan perawatan setelah mobil digunakan saat Festival Musim Semi 2024. Baca selengkapnya

Mengenal Angpau Imlek dan Tips Mengaturnya Agar tak Cepat Habis

Korire Staurant, JAKARTA — Tahun Baru Imlek identik dengan pembagian angpao. Amplop berisi sejumlah uang biasanya diberikan kepada orang yang belum menikah oleh kerabat yang sudah menikah.

Secara tradisional, amplopnya berwarna merah (hong/ang artinya merah, bao/pao artinya paket) dengan kaligrafi emas, karena warna tersebut melambangkan keberuntungan, cocok untuk Tahun Baru. Dikutip dari Laman Lifestyle Asia, Sabtu (10/2/2024) Dilihat dari sejarahnya, tradisi pemberian koin untuk mengusir roh jahat sudah ada sejak Dinasti Han di Tiongkok kuno.

Di tahun-tahun berikutnya, kebiasaan memberi uang mencakup membungkus koin dengan benang merah atau menghadiahkannya dalam tas merah. Sekarang sudah ada uang kertas dengan kemasan yang masih berwarna merah dan mudah dibeli.

Siapa yang memberi dan siapa yang menerima?

Aturan sederhananya adalah “tua ke muda” yang berarti “tua ke muda” dan “tua ke muda”. Umumnya diberikan oleh mereka yang sudah menikah dan mempunyai kewenangan lebih tinggi dibandingkan mereka yang masih muda dan belum menikah. Ini termasuk anak-anak, orang-orang terkasih yang belum menikah dan mereka yang masih di bawah umur. Termasuk juga para pegawai seperti anggota rumah tangga dan satpam untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada orang-orang di sekitar mereka.

Kapan dan bagaimana pemberian angpau?

Angpau dapat diberikan pada awal Tahun Baru Imlek, seperti tanggal 1 Februari tahun ini, dan tanggal 15 Februari adalah 15 hari menuju Festival Lampion Musim Semi. Sebaiknya amplop merah tidak dibuka di hadapan pemberi, karena dianggap tidak sopan.

Baca Juga: Mitos Kue Keranjang Imlek, Benarkah Dewa Dapur ‘Mati’ Agar Tak Ungkap Aibnya ke Keluarga?

Kebanyakan orang juga berharap agar mereka tidak menghabiskan uangnya terlalu cepat. Berikut tips menugaskan angpau agar lebih baik lagi:

1. Tambahkan ke dana darurat

Salah satu cara mengalokasikan amplop merah agar tidak cepat habis adalah dengan menambahkannya ke dana darurat. Sebagian angpau bisa ditabung untuk pengeluaran tak terduga. Dana darurat akan sangat membantu ketika seseorang mengalami hal yang tidak terduga, sehingga tidak perlu berhutang atau kesulitan mencarinya karena sudah mempunyai tabungan.

2. Melunasi hutang

Sebelum membelanjakan angpau, seseorang bisa mempertimbangkan untuk melunasi utang. Setelah memasukkan sejumlah uang angpau ke dalam dana darurat, Anda bisa menyisihkan angpau untuk melunasi utang. Dengan cara ini Anda dapat mengurangi pengeluaran bulanan Anda.

3. Investasi

Jika masih ada sisa uang di angpau, anda bisa membelinya. Namun Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli barang-barang yang bernilai uang atau investasi, bukan barang-barang yang hanya berdasarkan keinginan saja. Contoh utama adalah membeli emas. Ini akan menjadi kegiatan belanja sekaligus investasi karena nilai emas terus meningkat dan dapat dijual kembali untuk membiayai biaya bila diperlukan.

4. Beli item dari daftar keinginan

Selain membeli barang-barang yang bisa diinvestasikan, ada baiknya membeli barang yang ada di wish list Anda. Belilah sesuatu yang sangat Anda butuhkan dan inginkan, namun Anda belum membelinya karena harganya. Selama itemnya berfungsi dengan baik, tidak ada masalah menggunakan Angapau untuk membeli item ini.

5. Dicadangkan

Cara efektif lainnya adalah dengan menyimpan bungkusan merah. Kebiasaan menabung bisa menyelamatkan Anda dari banyak hal, terutama masalah keuangan di masa depan. Tabungan bisa digunakan untuk kebutuhan yang lebih besar nantinya.