Arsip Tag: Investasi

Komentar Jokowi soal Investasi Mobil Listrik VinFast di Indonesia

Korire Staurant, Jakarta – Presiden Indonesia Joko Widodo atau Jokowi menanggapi rencana investasi produsen mobil listrik Vietnam VinFast di Indonesia. Pernyataan itu disampaikannya usai pertemuan bilateral dengan Ketua Majelis Nasional Vietnam Vuong Dinh Hoo di Ruang Lotus, Majelis Nasional, Hanoi, Vietnam, 12 Januari 20.

Jokowi didampingi Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Eric Thohir, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahu Trenggono, dan anggota Kepala Staf Presiden Moeldoko. Dewan Pertimbangan Presiden Gandhi Sulistianto, dan Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Denny Abdi.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi membahas peningkatan kerja sama Indonesia-Vietnam di berbagai bidang, termasuk industri kendaraan listrik. Ia juga memuji komitmen investasi VinFast sebesar USD 1,2 miliar (Rs 18,7 triliun).

“Saya mendukung komitmen investasi VinFast untuk membangun ekosistem kendaraan listrik dan baterai di Indonesia. Kami juga sepakat untuk memajukan kerja sama transisi energi dan ekonomi digital untuk merangsang pembangunan masyarakat dan daerah,” kata Jokowi.

Saya berharap dapat membantu mendorong transisi energi dan kemandirian industri energi terbarukan, serta implementasi produksi baterai EV bersama antara VinFast dan PT IBC, kata Jokowi seperti dikutip Tempo dari Antara.

Selain kerja sama mobil listrik, Jokowi mengumumkan Indonesia dan Vietnam sepakat untuk memperkuat kerja sama ketahanan pangan kedua negara di bidang pertanian dan perikanan.

“Kita sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang pertanian dan perikanan, dimana penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Perikanan ini merupakan dorongan yang besar untuk menggairahkan kerja sama dan investasi di bidang tersebut,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi juga memberkati Bakhil sejak Juli tahun lalu. Baca selengkapnya

Jokowi menjawab pertanyaan soal suara langit PSI, hak penyidikan, dan partisipasi di Golkar. Apa tanggapan Jokowi? Baca selengkapnya

YLBHI bersama Koalisi Masyarakat Sipil kini tengah mempertimbangkan berbagai upaya hukum yang bisa dilakukan untuk mencabut gelar Jenderal Kehormatan yang disandang Prabowo. Baca selengkapnya

Sebelumnya, Jokowi mengatakan pemberian status khusus kepada Prabowo di TNI sejalan dengan undang-undang yang berlaku saat ini, yakni UU 1. 20, 2009. Baca selengkapnya

Pakar hukum menilai kewenangan mengusut kecurangan pemilu harusnya diserahkan kepada presiden. Jokowi sebelumnya mengaku tidak mempermasalahkan pembicaraan tersebut. Baca selengkapnya

Berita terpopuler nasional dimulai Senin sore ini dengan PPP yang mengungkap modus operandi untuk mendatangkan PSI ke Senayan. Baca selengkapnya

Begitu gugus tugas terbentuk, maka harus bertindak dengan memberikan sanksi hukum agar memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan. Baca selengkapnya

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan resmi ke Inggris selama 8 hari pada 3-10 Maret 2024. Kunjungan Presiden Joko Widodo atau putra sulung Jokowi ke “Tiga Singa” itu menanggapi undangan Indonesia. Duta Besar untuk Inggris. Baca selengkapnya

Pemerintahan Jokowi dinilai tidak etis karena terlibat dalam perundingan program Prabowo-Gibran yang tidak resmi memenangkan pemilu presiden. Baca selengkapnya

Investasi cepat Otorita Ibu Kota Nusantara di bidang ICT membuat Kota Nusantara tidak memerlukan uang APBN hingga 10 tahun ke depan. Baca selengkapnya

Trivia Saham: Kenali Perbedaan ROE dan ROA saat Analisis Laporan Keuangan

Korire Staurant, Jakarta – Dalam berinvestasi saham, investor dan pelaku pasar melihat laporan keuangan emiten atau emiten. Hal ini diperhitungkan saat memilih saham.

Jika melihat laporan keuangan suatu emiten, ada beberapa rasio keuangan yang perlu diperhatikan, antara lain return on equity (ROE) dan return on assets (ROA). Dikutip dari Investopedia, Markets (11/2/2024), ROE dan ROA merupakan ukuran penting untuk mengevaluasi seberapa efektif manajemen perusahaan dalam mengelola modal. Lalu apa itu ROA dan ROE?

Mengutip dari kampungpasarmodal.com, ROA adalah laba atas total aset atau tingkat pengembalian neraca suatu perusahaan. ROA adalah ukuran kinerja manajemen puncak yang melihat seberapa baik manajemen menggunakan aset untuk menerjemahkan keuntungan perusahaan.

Investpedia melaporkan bahwa ROA dapat bervariasi menurut industri, jadi sebaiknya bandingkan ROA perusahaan di industri serupa atau gunakan ROA untuk analisis historis.

Sementara itu, ROE merupakan return on total equity atau tingkat pengembalian yang menjadi ukuran kinerja perusahaan dan pemegang sahamnya. Bagi pemegang saham yang melakukan investasi pada perusahaan sebagai tambahan modal, ROE merupakan ukuran seberapa besar pendapatan yang diterimanya sebagai imbalan atas modal yang dihasilkan.

Lalu apa perbedaan ROA dan ROE? Perbedaan ROA dan ROE seperti dikutip dari Instagram @indonesiastockexchange: ROE : Mengukur profitabilitas suatu perusahaan berdasarkan ekuitas. Ini memberikan informasi tentang seberapa efisien perusahaan menggunakan modal untuk menghasilkan keuntungan. Ini membantu investor mengevaluasi potensi pengembalian modal yang diinvestasikan di perusahaan. ROE = Laba Bersih/Ekuitas Pemegang Saham ROA: Mengukur profitabilitas suatu perusahaan berdasarkan total aset. Ini menunjukkan seberapa efisien suatu perusahaan menggunakan asetnya. Ini dapat digunakan untuk membandingkan hasil keuangan antara perusahaan serupa di industri yang sama untuk mengetahui profitabilitas. ROA= Laba Bersih/Total Aset

Sebelumnya diberitakan, beberapa emiten atau emiten akan merilis laporan keuangannya pada akhir kuartal I. Dengan melihat laporan keuangan, Anda bisa mengetahui kinerja keuangan emiten selama setahun.

Mengetahui kesehatan fundamental suatu perusahaan juga penting dalam berinvestasi saham. Artinya investor mempertimbangkan untuk memiliki saham pada perusahaan tersebut agar mengetahui keadaan perusahaan tersebut. Untuk menganalisis laporan keuangan tersebut dikenal beberapa rasio keuangan untuk menganalisis laporan keuangan perusahaan.

Instagram @indonesiastockexchange, dikutip Minggu (28/3/2021), memiliki lima rasio keuangan dalam analisis fundamental. Kelima rasio tersebut antara lain Price-Earning Ratio (PER), Earnings Per Share (EPS), Price-to-Book Value (PBV), Book Value, Return on Equity (ROE), Dividen, dan Debt-to-Equity Ratio (DER). ).

Saat ini, trivia pasar saham sedang melihat ROE, salah satu rasio keuangan yang digunakan untuk menganalisis laporan keuangan. ROE mengukur kinerja keuangan yang dihitung dengan membagi laba bersih dengan total ekuitas pemegang saham. Mengutip dari most.co.id, saham dengan ROE yang tinggi dianggap memiliki return on equity yang tinggi.

Semakin tinggi ROE maka semakin baik perusahaan tersebut. Investor lebih memilih perusahaan dengan ROE yang tinggi karena perusahaan tersebut dapat mengelola modalnya untuk mencapai keuntungan yang tinggi.

Cara menganalisis ROE adalah dengan membandingkan ROE perusahaan-perusahaan di industri yang sama dan juga membandingkan ROE dengan masa lalu. Semakin tinggi ROE maka semakin tinggi pula pertumbuhan perusahaan.

Menurut Investopedia.com, ROE dinyatakan dalam persentase dan dapat dihitung untuk perusahaan mana pun jika laba bersih dan ekuitasnya adalah angka positif.

Laba bersih dihitung sebelum dividen dibayarkan kepada pemegang saham biasa dan setelah pembayaran bunga kepada pemegang saham preferen dan kreditor.

Jika Pemilu Dua Putaran, Bagaimana Dampaknya ke Sektor Multifinance?

Korire Staurant, Jakarta – Terselenggaranya pesta demokrasi utama dalam rangka pemilihan umum (pemilu) 2024 menjadi perhatian para ekonom dan pasar dalam negeri.

Untuk Pilpres kali ini diperkirakan akan berlangsung dua tahap karena akan diikuti oleh tiga pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres).

Namun tidak menutup kemungkinan pemilu akan selesai dalam satu periode sesuai ketentuan dan ketentuan. Pemilihan umum telah menimbulkan kekhawatiran mengenai ketidakpastian di kalangan pelaku pasar. Sebab, akan ada pergantian kepemimpinan. Biasanya, hal ini akan diikuti oleh kebijakan umum lainnya yang banyak orang memilih untuk menunggu dan melihat.

“Yang berdampak pada isu pergantian pemerintahan adalah besarnya investasi (harus wait and see). Biasanya mereka ingin tahu siapa yang akan mengelola negara ini 5-10 tahun ke depan. Jadi akan ada penundaan.” tentang investasi”, kata Ketua dan Direktur Adira. Keuangan, kata I Dewa Made Susila kepada wartawan di Jakarta, Selasa (13 Februari 2024).

Dia yakin penundaan investasi lebih lanjut akan berdampak pada perekonomian. Khusus pada sektor keuangan atau banyak dana, kata Made, dampak lain dari dua putaran pemilu tersebut adalah menurunnya daya beli atau konsumsi.

Misalnya, kata Made, jika masyarakat sudah memiliki aset seperti kendaraan roda dua atau roda empat, maka mereka bisa menunda penggunaannya atau membeli produk yang sama atau dalam jumlah yang lebih banyak.

Sementara itu, bagi masyarakat menengah ke bawah atau yang tidak memiliki aset berharga, konsumsi masih cenderung terjaga ketika daya beli ada.

“Konsumen kelas atas yang sudah punya mobil (atau sejenisnya), seringkali karena ketidakpastian, mereka akan menunda (produk serupa). Jika konsumen tidak memilikinya, mereka tidak peduli. Mereka pasti akan membelinya karena tidak memilikinya. memilikinya. Jadi begitu mereka punya kemampuan beli, mereka punya uang, belilah,” kata Made.

Dengan pemilu yang dilaksanakan dua tahap, Made menilai dampak ketidakpastian akan semakin besar karena berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Namun di sisi lain, perlu dicermati bahwa pasar Indonesia tidak se-volatil negara tetangga seperti Singapura yang bergantung pada pendapatan ekspor. Menurut Made, sekitar 55% pendapatan RI berasal dari aktivitas konsumen.

“Jadi Indonesia itu seperti Amerika. Karena jumlah penduduknya besar, sekitar 300 orang, konsumsi rumah tangganya kuat sekali. Jadi menurut saya kalau (masa kecemasannya) pendek, meski lemah di kuartal I, kita punya. ” . 9 bulan tersisa sampai akhir. Jadi kalau (pemilu) enam bulan, bisa mengejar ketertinggalan,” tambah Nyoman.

Diberitakan sebelumnya, Bank Indonesia memperkirakan perekonomian Indonesia pada tahun 2023 dapat mencapai 4,5-5,3% pada tahun 2023 dan tumbuh pada tahun 2024. Perkiraan pertumbuhan ekonomi yang tinggi pada tahun depan didorong oleh 3 faktor.

Bank Indonesia menyatakan: “Perbaikan perekonomian yang berkelanjutan pada tahun 2024 terutama didorong oleh permintaan domestik berdasarkan kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (ASN), penyelenggaraan pemilu 2024 dan Pembangunan Kota Nasional (IKN)”. Gubernur Perry Warjiyo saat jumpa pers, Kamis (19 Oktober 2023).

Perry mengatakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan, Bank Indonesia terus meningkatkan stimulus kebijakan yang prudent dan mempercepat digitalisasi sistem pembayaran, sekaligus mengoordinasikan kerja sama yang kuat dengan kebijakan moneter Pemerintah.

Pada triwulan III tahun 2023, pertumbuhan ekonomi akan ditopang oleh konsumsi masyarakat, termasuk generasi muda, yang akan meningkat seiring dengan peningkatan konsumsi sektor jasa dan kepercayaan konsumen yang tetap tinggi.

Selain itu, pertumbuhan investasi juga tetap positif didorong oleh terus diselesaikannya Proyek Strategis Nasional (PSN). Pada saat yang sama, pertumbuhan ekspor riil melambat karena lemahnya permintaan dari mitra dagang utama, terutama Tiongkok, dan turunnya harga komoditas, sementara ekspor terus tumbuh kuat seiring dengan peningkatan volume wisatawan asing. Koordinasi kebijakan

Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan pertumbuhan ekonomi akibat dampak tingginya tingkat ketidakstabilan di dunia, diperlukan koordinasi antara kebijakan Bank Indonesia dan kebijakan moneter.

Koordinasi pengendalian inflasi di lingkungan Kelompok Pengendali Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) juga diperkuat melalui Kelompok Pengendali Inflasi Nasional (GNPIP) di berbagai daerah, serta koordinasi kolaborasi percepatan sistem pembayaran digital melalui Grup. mempercepat dan memperluas digitalisasi transaksi pemerintah pusat dan daerah (P2DD).

Mobil Listrik BYD di Indonesia Masih Impor dari Cina, Kapan Produksi Lokal?

Korire Staurant, Jakarta – BYD meluncurkan tiga mobil listrik di Indonesia, yakni Atto 3, Dolphin, dan Seal. Ketiga kendaraan listrik tersebut diimpor penuh (CBU) dari negara asalnya, China.

Pada Kamis, 18 Januari 2024, Presiden PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan: “Semua model ini dibuat di China, pabrik terbesar kami. Perakitan.”

Namun, CEO BYD Asia-Pasifik Liu Zhuliang mengatakan BYD berencana membangun pabrik di Indonesia. Ke depan, mobil listrik BYD yang dijual di Indonesia bisa diproduksi di dalam negeri.

“Kami sedang mengkaji, BYD akan investasi produksi di Indonesia. Kalau kita bangun pabrik di sini, kita harus melayani pasar lokal semaksimal mungkin,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Sumber Daya Air dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan BYD akan merakit mobilnya di Indonesia secara full turnkey (CKD). Namun, sambil menunggu pabrik selesai, Luhut mengatakan pemerintah mengizinkan BYD menjual mobilnya di Indonesia dalam bentuk unit lengkap (CBU) atau mengimpornya dari China.

Dengan mengimpor mobil BYD, pemerintah akan membebaskan bea masuk terhadap mobil listrik yang diimpor dari Indonesia. Pembebasan pajak ini hanya berlaku bagi produsen mobil yang memutuskan membangun pabrik di Indonesia.

Luhut mengatakan, “Kami tidak membuka impor, kami hanya memberikan subsidi kepada investor. Nah, kalau di sini tidak berinvestasi, pajak impor sama saja, kami tidak memfasilitasi.”

BYD menghabiskan 1,3 miliar dolar AS, atau sekitar 20,3 juta franc Rwanda, untuk membangun pabrik di Indonesia. Kapasitas produksi pabrik ini sekitar 150 ribu per tahun. Pilihan Editor: BYD menargetkan membangun 50 dealer tahun ini, 7 sudah beroperasi

Ingin mendiskusikan topik di atas dengan penulis? Yuk gabung di member.Korire Staurant/communitas, pilih grup GoOto

Menteri Koordinator Sumber Daya Air dan Perikanan Luhut Binsar Pandjatan menargetkan Pulau Samosir, Sumatera Utara menjadi destinasi wisata mewah. Baca selengkapnya

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah mengembalikan subsidi pemerintah berupa PPN dan PPnBM untuk kendaraan listrik. Baca selengkapnya

Menteri Keuangan Bapak Mulyani Indrawati telah menaikkan PPN pemerintah atas kendaraan listrik dengan porsi domestik sebesar 40%. Baca selengkapnya

Tahun 2024 Bertepatan dengan Pemilihan Umum (Pemilu), Apa Dampak Tren, Prakiraan Penjualan, dan Lingkungan Politik Terhadap Industri Mobil? Baca selengkapnya

BYD telah menyatakan perang terhadap mobil bensin dengan meluncurkan mobil listrik murah. Baca selengkapnya

Ketua MPR Bambang Soysatyo atau Bamsoet menekankan pentingnya regulasi hukum Indonesia yang ditujukan untuk perlindungan hukum terhadap tokenless investment (NFT). Baca selengkapnya

Berita terkini perekonomian dan bisnis Jumat sore, 23 Februari 2024, antara lain KPU dan Bawaslu mendapat anggaran Rp 16,2 juta untuk Pemilu 2024. Baca selengkapnya

Wuling Motors memperkenalkan mobil listrik Cloud EV di Indonesia International Motor Show atau IIMS 2024, Berapa Harganya? Baca selengkapnya

Aviliani mengatakan, hasil pemilu yang diperkirakan berlangsung satu putaran itu positif. Baca selengkapnya

BYD mengklaim baterai LFP yang mereka gunakan dilengkapi dengan teknologi manajemen termal yang mampu menjaga suhu baterai. Baca selengkapnya

Beli ORI025 di Bank BJB dan Dapatkan Cashback Menarik

INFORMASI BISNIS – Bank bjb, salah satu lembaga keuangan terkemuka di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan perekonomian negara dengan menjadi sub-partner ritel dalam pendistribusian Surat Utang Negara (SBN) ORI025 melalui bjb Obligasi Ritel. produk. Keterlibatan Bank BJB dalam penawaran ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan investasi yang aman dan menguntungkan.

Dalam proposal ini, pemerintah menawarkan dua opsi jatuh tempo kepada investor: tiga tahun dan enam tahun. ORI025 ditawarkan kepada seluruh WNI sebagai bentuk investasi yang aman dan menjanjikan.

Menariknya, Bank BJB memberikan promosi berupa program cashback bagi nasabah ritel yang membeli ORI025 di pasar perdana melalui Bank BJB sebagai Sub Mitra Distribusi SBN Ritel. Promosi ini memberikan nilai tambah kepada investor dalam periode penawaran yang ditentukan.

Proposal ORI025 dibuka untuk jangka waktu tiga tahun (ORI025-T3) dan enam tahun (ORI025-T6) mulai tanggal 29 Januari hingga 22 Februari 2024. Nilai nominal minimal pemesanan per unit adalah Rp 1.000.000 dan kelipatannya. Jumlah pemesanan maksimal Rp 5 miliar untuk jangka waktu tiga tahun dan Rp 10 miliar untuk jangka waktu enam tahun. Tanggal jatuh tempo tiga tahun adalah 15 Februari 2027, dan tanggal jatuh tempo enam tahun adalah 15 Februari 2030.

Corporate Secretary Department Head bank bjb Widi Hartoto mengumumkan, cashback campaign akan diberikan sesuai dengan masa penawaran SBN Ritel Seri ORI025 di pasar perdana. Cashback akan dihitung berdasarkan akumulasi investasi SBN Ritel Seri ORI025 yang dipesan melalui bank bjb selama masa penawaran. Cashback berupa saldo tabungan akan otomatis terdistribusi ke rekening nasabah dalam jangka waktu maksimal 30 hari kalender terhitung sejak tanggal pembayaran SBN Ritel Seri ORI025.

ORI025 tersedia bagi investor perorangan melalui sistem online e-SBN di infobjb.id/sbn. Ada empat tahap pembelian ORI025: tahap registrasi atau pendaftaran, pemesanan, pembayaran, dan pembayaran. Informasi lebih lanjut mengenai SBN dapat dilihat di infobjb.id/obligasiritel.

Obligasi merupakan salah satu sarana investasi yang menjanjikan dengan keunggulan berupa imbal hasil yang kompetitif, pendapatan bunga dari kupon obligasi, dan potensi keuntungan dari penjualan obligasi. Keamanan investasi juga menjadi prioritas, dengan jaminan pengembalian modal pada saat jatuh tempo.

Kesimpulannya, Bank BJB mengingatkan, sebagai produk pemerintah dan bukan produk bank bjb, maka bank hanya berperan sebagai mitra subdistribusi. Keputusan pembelian produk obligasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan keputusan investor. Melalui penawaran ORI025 ini, Bank bJB berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sektor keuangan dan perekonomian nasional.(*)

Bamsoet mengunjungi rumah makan Sambel Korek Spesial Bebek Panggang H. Slamet (Asli) dan rumah makan Tengkleng Wuenak. Baca selengkapnya

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen untuk terus menyalurkan berbagai dukungan kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Baca selengkapnya

Banyak dosen, mahasiswa dan alumni mengungkapkan keprihatinan mereka melalui pesan Read More.

Stok beras Bulog saat ini berjumlah 1,2 juta ton ditambah kuota impor, serta 500 ribu ton dalam perjalanan. Baca selengkapnya

PT PLN (Persero) mendukung aliran mineral dengan menyuplai tambahan daya sebesar 60 megavolt Ampere (MVA) ke pabrik peleburan tembaga PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur. Baca selengkapnya

Megawati mencegah para menteri mundur dari pemerintahan Jokowi. Politik tetap perlu memiliki moral dan etika. Baca selengkapnya

PT PLN (Persero) menjalankan program Gelegar Maksi (Maksimalkan Transaksi) untuk seluruh pengguna PLN Mobile. Baca selengkapnya

Ganjar menyoroti realitas sosiologis untuk memastikan dukungan masyarakat Jatim tetap tinggi. Baca selengkapnya

Meski laju inflasi nasional terkendali sebesar 2,57 persen pada Januari 2024, namun kondisi tiap daerah masih berbeda-beda. Baca selengkapnya

Jumlah pemilih di Bogor mencapai 3,88 juta orang. Jumlahnya mencapai 10 persen dari total pemilih di Jabar. Baca selengkapnya