Arsip Tag: Imlek 2024

Perkiraan Cuaca Ekstrem Menjelang Libur Panjang Pekan Kedua Februari 2024

Korire Staurant, Jakarta – Pekan kedua Februari 2024 akan diakhiri dengan rangkaian hari libur nasional dalam rangka Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2024. Masyarakat yang berencana berlibur pada libur pekan depan sebaiknya memberi perhatian khusus. Badan Meteorologi, Iklim, dan Geofisika (BMKG) hingga Kamis, 8 Februari.

Berdasarkan data prakiraan cuaca mingguan BMKG, kondisi cuaca global dan regional akan mempengaruhi cuaca Indonesia pada tanggal 2-8 Februari 2024. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di wilayah Sumatera bagian tengah hingga selatan; Jawa; Nusa Tenggara Barat; sebagian besar Kalimantan; Sulawesi; Maluku Utara; Papua Barat; dan Papua.

“Masyarakat diimbau waspada dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca buruk dan dampaknya,” demikian bunyi prakiraan cuaca mingguan BMKG periode 2-8 Februari 2024.

Potensi cuaca ekstrem berupa angin puting beliung, hujan lebat disertai petir, dan hujan es. Potensi dampaknya antara lain banjir, tanah longsor, banjir bandang, banjir, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. Berikut wilayah yang mungkin mengalami cuaca ekstrem.

Masyarakat diimbau waspada dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca buruk (angin puting beliung, hujan lebat disertai petir, hujan es, dan lain-lain) serta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan air, angin kencang, hujan lebat. . pepohonan. , dan jalannya licin.

Sudah hampir dua minggu banjir terjadi di wilayah Demak, Jawa Tengah. Baca selengkapnya

BMKG mencatat, terjadi 15 kali gempa susulan pascagempa M4.1 yang melanda Banyuwangi, Jawa Timur, dan Jembrana, Bali. Baca selengkapnya

BMKG memantau Siklon Tropis Lincoln di Australia yang sudah dahsyat dan masih mempengaruhi cuaca Indonesia hingga saat ini. Baca selengkapnya

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini Minggu 18 Februari 2024 dari BMKG Baca Selengkapnya

BMKG mencatat, gempa terakhir yang dirasakan di Indonesia terjadi pada tengah malam pada Sabtu 17 Februari 2024. Baca selengkapnya.

BMKG: Cuaca di wilayah kota sekitar Jakarta seperti Bekasi, Depok, Tanggerang, dan Bogor akan berawan disertai hujan. Baca selengkapnya

BMKG memperkirakan cuaca Jakarta hari ini akan berawan. Badai petir akan terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. Baca selengkapnya

Gempa bumi merupakan gempa bumi dangkal yang disebabkan oleh sesar lokal pada daerah setempat. Baca selengkapnya

Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat pergerakan Megathrust. Baca selengkapnya

Gelombang tinggi antara 2,5 – 4,0 meter kemungkinan terjadi di Laut Natuna Utara, Perairan Talaud, Samudera Pasifik Utara Halmahera, Laut Arafuru. Baca selengkapnya

Jadwal Contraflow saat Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek 2024

Korire Staurant, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Korlantas Polri, dan Kementerian PUPR menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang aturan lalu lintas dan penyeberangan jalan pada masa libur panjang Isra Miraj memperingati Nabi Muhammad SAW. dan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili tahun 2024.

SKB ini memuat peraturan dan pembatasan lalu lintas dengan alasan keselamatan, keamanan, kenyamanan dan ketertiban umum. Ketentuan SKB ini mencakup pembatasan penyelenggaraan angkutan barang di jalan tol dan jalan tanpa tol, sistem arus balik, dan aturan penyeberangan Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, dan ANGKar-Lembar.

“Seperti halnya musim liburan menjelang Natal, mengingat waktu ini juga cukup panjang, maka perlu dilakukan pengaturan untuk meningkatkan lalu lintas karena kita memperkirakan jumlah kendaraan akan meningkat, baik di jalan tol maupun jalan tanpa tol.” Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno mengatakan dalam keterangannya. resmi, dikutip Tempo.

Sistem counter flow akan diterapkan pada arus pulang dan balik. Penerapan teknik lalu lintas ini akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan dan penerapannya merupakan kebijaksanaan pihak kepolisian.

Berikut jadwal dan lokasi penggunaan contraflow pada libur Isra Miraj dan Imlek 2024: Arus mudik pada hari Rabu 7 Februari 2024 pukul 16.00 s/d 24.00 WIB, dari KM 47 (Karawang Barat) hingga KM 87 (Subang) . Kamis 8 Februari 2024 dan Jumat 9 Februari 2024, pukul 08.00 hingga 24.00 WIB, dari KM 47 (Karawang Barat) hingga KM 87 (Subang). Refleksi Sabtu 10 Februari 2024 hingga Minggu 11 Februari 2024 pukul 08.00 waktu setempat. waktu, mulai dari KM 87 (Subang) hingga KM 47 (Karawang Barat).

Pilihan Editor: Franco Morbidelli terjatuh saat tes WSBK Portugal, tidak sadarkan diri

Apakah Anda ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Yuk gabung di member.Korire Staurant/communitas, pilih grup GoOto

Tahun Baru Imlek adalah hari libur paling penting dalam budaya Tiongkok. Kue Keranjang adalah kue yang paling laris. Baca selengkapnya

Terjadi peningkatan penumpang Whoosh sebesar 35 persen saat Isra Mikraj dan Imlek dibandingkan minggu sebelumnya. Baca selengkapnya

Cap Go Meh juga dikenal sebagai upacara parade membawa Toapekong yang cantik untuk diarak dari kuil. Baca selengkapnya

PT Hutama Karya (Persero) mencatat 342.195 kendaraan melintasi Tol Trans Sumatera (JTTS) pada periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2024. Baca selengkapnya

Menteri Sandigaga mengatakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga memetik manfaat pada libur Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek. Baca selengkapnya

Pada libur panjang memperingati Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek 2024, tercatat terjadi peningkatan lalu lintas yang cukup signifikan di Tol Trans Sumatera. Baca selengkapnya

AC mobil merupakan salah satu komponen yang wajib dijaga setelah menggunakan mobil saat libur panjang Tahun Baru Imlek 2024. Penuh

Terjadi kepadatan pelanggan kereta api di sejumlah stasiun di kawasan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember pada libur lalu. Baca selengkapnya

Peningkatan volume kendaraan terjadi di Tol Trans Sumatera, khususnya ruas Palembang-Indralaya dan Indralaya-Prabumulih saat libur Imlek 2024 penuh.

PT KAI Daop 9 juga merayakan Tahun Baru Imlek 2575 dengan menyuguhkan pertunjukan Barongsai di Stasiun Jember pada hari Sabtu 10 Februari 2024. Secara keseluruhan

Imlek dan Keindonesiaan: Riwayat Perayaan, Budaya, Ucapan Selamat

Korire Staurant, Jakarta – Tanda Tahun Baru Imlek atau Imlek 2024 berbentuk Naga dengan elemen kayu. Dekorasi di pusat perbelanjaan dan tempat umum lainnya dihiasi dengan warna merah dan kuning. Hiasan lampion dan naga sebagai simbol Tahun Baru Imlek melengkapi semarak suasana tahun ini. Rupanya, beberapa kios pakaian di supermarket atau pasar menjual pakaian Cheongsam menjelang bulan Februari.

Perayaan Imlek kini menjadi bagian dari keanekaragaman budaya di Indonesia dan menjadi hari libur nasional. Namun, di bawah rezim baru, pemerintahan Suharto tidak mengakui Tahun Baru Imlek. Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 Pada masa pemerintahan Soeharto, perayaan Tahun Baru Imlek dilarang.

Sebelum Soeharto berkuasa pada masa pemerintahan Soekarno, libur Tahun Baru Imlek telah diakui melalui Keputusan Pemerintah Nomor 2/OEM-1946 tentang hari raya keagamaan. Naiknya Soeharto ke tampuk kekuasaan memicu perayaan Tahun Baru Imlek yang sudah berlangsung lama.

Guru Besar Filsafat Oriental Universitas Gadjah Mada atau UGM Budisutrisna ini menjelaskan, rezim Orde Baru tidak hanya melarang perayaan Imlek, tapi juga seluruh unsur Tionghoa atau Tionghoa, termasuk nama manusia. “Nama Tionghoa diganti dengan nama Indonesia untuk menyembunyikan identitasnya,” ujarnya kepada Tempo, Rabu, 7 Februari 2024.

Ketika kekuasaan Soeharto runtuh, kebudayaan Tionghoa di Indonesia mulai sedikit demi sedikit bangkit dari tekanan. Tahun Baru Imlek bisa dirayakan pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Pada tanggal 17 Januari 2000, Keputusan Presiden ke-6 tahun 2000 mencabut Inpres ke-14 tahun 1967. Sejak itu, orang Tionghoa bebas mengekspresikan identitasnya, menganut agamanya, dan menjalankan ritualnya.Tahun Tionghoa dan Indonesia.

Tahun Baru Imlek telah menjadi salah satu kekayaan budaya yang berkembang seiring berjalannya waktu di Indonesia. Menurut Budisutrisna, masuknya adat Tionghoa di nusantara sudah ada sejak lama karena kesamaan sejarah. “Indonesia dan China punya sejarah harga pertanian yang sama,” ujarnya.

AD dihitung dari perhitungan matahari. Kalender Tionghoa menggunakan perhitungan bulan untuk menghitung musim. Di Tiongkok, Tahun Baru Imlek berganti dari musim dingin ke musim semi. “Petani harus menghitung orbit bulan untuk menghitung musim,” kata Budisutrisna.“Setiap Tahun Baru Imlek mengingatkan mereka akan kegembiraan bertani,” kata Budisutrisna.

Ia menjelaskan, budaya Indonesia identik dengan budaya pertanian. Di sisi lain, Tahun Baru Imlek juga memasukkan unsur alam. Budisutrisna meyakini budaya Indonesia dan nilai-nilai Tionghoa saling melengkapi. “Dalam bahasa Jawa, kata tumbu berasal dari alat yang artinya pantas atau pantas,” ujarnya.

Contoh lain mengatakan bahwa Budisutrisna merupakan kepercayaan Tionghoa yang berkaitan dengan Fengshui. “Hong adalah angin, Sui adalah air.” Tahun berkaitan dengan arah mata angin, mereka (orang Tionghoa) percaya bahwa pada hakikatnya, setiap tahun mempunyai arah mata angin tersendiri yang harus diikuti, “Dalam tradisi Tionghoa, pengetahuan tentang arah dan tata letak bangunan juga bergantung pada tahun. Dengan baik. “

Sistem kepercayaan seperti itu juga ada dalam budaya Jawa. Misalnya saja bangunan rumah di Pulau Jawa menghadap ke selatan atau utara. Sebenarnya pernikahan di Jawa juga untung, ada larangannya, ujarnya.

Ada pula kesamaan filosofi hidup antara kepercayaan budaya Tionghoa dan Jawa. Di Tiongkok, ada gagasan jalan tengah, keseimbangan dan keselarasan dalam hidup. Dalam bahasa Jawa dikenal konsep sak madya yang artinya hidup secukupnya, tidak berlebihan dan tanpa kekurangan. “Dengan adanya kesamaan ini, saya kira ada nilai yang patut dijaga dalam kolaborasi,” ujarnya.

Meski sikap budaya Tionghoa dan Jawa berbeda, namun nilai-nilai yang dianutnya tetap sama. “Masyarakat rawan konflik karena yang dilihatnya hanya perbedaan fisik dan perilaku. Padahal, dibalik semuanya ada nilai yang sama yang bisa menyatukan kita,” ujarnya.

Melansir Tempo Records pada 2019, pemilik Museum Perpustakaan Peranakan Tionghoa, Azmi Abubakar menjelaskan, ucapan Gong Xi Fa Cai saat ini kerap diucapkan untuk mengekspresikan perayaan Tahun Baru Imlek.

Namun, menurutnya, ada ucapan Imlek lain yang bisa diucapkan jika menilik sejarah penyebarannya pada periode 1950-1960. Azmi Abubakar kepada Tempo, Senin, 4 Februari 2019, “Salamnya Sin Cun Kiong Hi yang artinya musim semi bahagia, kemudian biasanya dilanjutkan dengan ucapan tambahan, Thiam Hok Siu menambah kehidupan dan kebahagiaan.”

Azmi Abubakar menjelaskan, ketika mengucapkan Sin Cun Kiong Hi, kedua tangan disambung dengan posisi kepalan tangan tertutup di depan dada atau kacang. Dahulu ucapan ini dikirimkan menjelang Tahun Baru Imlek saat musim hujan. Saat itu, warga Jakarta juga menikmati festival Rabutan dan Duku. “Masyarakat Tionghoa di Jakarta merayakannya seperti menyambut musim semi,” ujarnya. tahun baru Imlek

Sebelumnya pada pagi Tahun Baru Imlek, Azmi Abubakar menjelaskan, para orang tua dan anak-anaknya sedang berkunjung ke rumah kerabat. Kunjungan ini bukan hanya untuk warga Tiongkok. “Selamat, dan anak-anak sangat menantikannya,” ucapnya.

Anak-anak yang mengunjungi kerabat, tetangga, dan teman pada perayaan Tahun Baru Imlek biasanya melihat adanya perubahan pada penampilannya. Azmi Abubakar berkata sambil tertawa, “Perutnya bengkak karena kue dan makanan lezat, sakunya gemuk dan penuh dengan puff pastry.”

Kesadaran SUKMA KANTHI | BRAM SETIWAN

Author’s Choice: Berikut prakiraan cuaca Tahun Baru Imlek di Jawa Barat BMKG

Tahun Baru Imlek adalah hari libur paling penting dalam budaya Tiongkok. Kue merupakan kue yang paling laris. Baca selengkapnya

Sebuah mobil self-driving dibakar massa saat Tahun Baru Imlek di San Francisco, Amerika Serikat. Baca selengkapnya

Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia atau Aptisi merespons gerakan ulama berbagai bidang tentang demokrasi dan pemilu 2024. Baca selengkapnya

Laporan Pakar Hukum UGM Herlambang Wiratraman Soal Suara Kotor Bisa Ancam Kebebasan Akademik dan Berkarya Baca selengkapnya

Respon Presiden BEM UGM atas aksi Gejayan bersama masyarakat membangkitkan kesadaran akan demokrasi Baca selengkapnya

Zainal Arifin Mochtar menanggapi pemberitaan Suara Kotor. Baca selengkapnya

Wakil Presiden Ma’ruf Amin angkat bicara soal fenomena demokrasi yang terjadi belakangan ini. Termasuk tanggapannya terhadap film Dirty Vote. Baca selengkapnya

Ketua BEM UGM menanggapi laporan polisi terhadap tiga direktur dan pakar hukum yang membintangi Dirty Vote. Dia mengkhawatirkan kebebasan berekspresi Baca selengkapnya

Peningkatan penumpang Whoosh sebesar 35 persen terjadi pada libur Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek dibandingkan minggu sebelumnya. Baca selengkapnya

Cap Go Meh dikenal sebagai parade memakai Toapekong Joli untuk berbaris keluar kuil. Baca selengkapnya

Di Balik Fenomena Meningkatnya Kelahiran Bayi di Tahun Naga, Benarkah Anak Jadi Lebih Beruntung?

Korire Staurant, Jakarta – Banyak orang tua di Tiongkok yang ingin anaknya lahir di Tahun Naga. Pasalnya, satu-satunya hewan mitos dalam zodiak Tionghoa dianggap sebagai hewan keberuntungan.

Lahir pada tahun 1976, tahun zodiak Tiongkok, Yihua Wu tidak yakin apakah orang tuanya merencanakan kelahirannya pada tahun itu. Namun, banyak orang tua di Taiwan yang tampaknya mengira anak mereka akan lahir di tahun naga.

Taiwan mempunyai 425.125 kelahiran pada tahun 1976, dibandingkan dengan 396.479 pada tahun 1970an. “Masyarakat Taiwan lebih suka memiliki anak yang lahir di tahun naga,” kata Wu seraya menambahkan bahwa naga dianggap bijaksana dan menawan dalam cerita rakyat Tiongkok, seperti dikutip Al Jazeera pada Sabtu, 10 Februari 2024.

Sebaliknya, zodiak yang paling populer adalah Harimau, dan orang tua yang lahir pada tahun ini dianggap liar atau keras kepala. Meskipun Wu mengatakan dia tidak merasakan tekanan tambahan untuk menjadi “model” di rumah, angka kelahirannya yang tinggi mengikuti ramalan bintangnya selama masa sekolah dan hingga dewasa.

“Sejak saya lahir, kami memiliki banyak ‘Anak Naga’, jadi ujian universitas atau sekolah menengah bisa jadi lebih kompetitif,” katanya. Ada kemungkinan besar nasib buruk saat bertugas di militer.

Berkat banyaknya rekrutan di kelasnya, Wu mengajukan diri sebagai penerjun payung alih-alih mempertaruhkan tugas dua tahun di pulau terpencil di Taiwan.

Pengalaman Wu tumbuh besar di Taiwan merupakan pengalaman khas masyarakat Tiongkok yang lahir pada tahun naga di seluruh Asia. Bahkan jika orang tua berharap untuk menghasilkan anak yang baik, pertumbuhan penduduk akan mempengaruhi “anak naga” seumur hidup.

Pada tahun 2017, para peneliti di Singapura mempelajari pengalaman “Anak Naga” di negara tersebut dan menemukan bahwa mereka menghadapi lebih banyak tantangan dibandingkan lambang zodiak lainnya. “Kami menemukan bahwa perekonomian lemah karena persaingan yang ketat dan prospek pendidikan Anak Naga,” kata Tan Poh Lin, peneliti senior di Sekolah Kebijakan Publik Lee Kuan Yew di Universitas Nasional, salah satu penulis studi tersebut. Singapura.

Warga multiras Singapura, India, dan Melayu Singapura juga terkena dampak peningkatan kelahiran sebesar 10 persen pada tahun naga, ujarnya. Wanita Singapura yang lahir dua tahun kemudian menghadapi persaingan ketat dari “naga” jantan yang dipekerjakan pada waktu yang sama setelah mengambil cuti untuk bertugas di militer.

“Eksternalitas ini berlaku bagi warga non-Tionghoa yang lahir pada Tahun Naga, dan kami melihat penurunan pendapatan bagi perempuan yang lahir pada Tahun Kuda karena laki-laki memasuki pasar tenaga kerja dua tahun lebih lambat dibandingkan perempuan karena persyaratan dinas militer. – kata Tan.

Tan dan timnya secara khusus mempelajari Singapura, namun pola serupa terlihat di komunitas etnis Tionghoa, dengan tahun naga pada tahun 1988, 2000, dan 2012. Perubahan tersebut diperkirakan akan dimulai minggu ini seiring dengan dimulainya Tahun Pohon. Naga.

Astrologi Tiongkok sudah ada sejak dua ribu tahun yang lalu, namun menurut para peneliti, ledakan naga adalah fenomena modern. Tahun Dragon Boom yang pertama terjadi pada tahun 1976 bertepatan dengan kemajuan umum di Asia Timur dan sebagian Asia Tenggara, di mana negara-negara merasakan manfaat positif dari industrialisasi skala besar pascaperang.

“Pergeseran astrologi ini dimulai dalam masyarakat Tiongkok pada tahun 1970-an,” kata Daniel Goodkind, seorang ahli demografi yang mempelajari kelahiran zodiak Tiongkok. “Ini adalah siklus kelima di mana kita mulai melihat pola ini.”

“Di masyarakat Tiongkok, Anda melihat penurunan tahun harimau (kelahiran anak) dua tahun lalu,” katanya.

Sejauh ini, ketertarikan terhadap bayi komodo telah menyebabkan kehebohan terbesar di Malaysia dan Singapura, katanya, namun hal ini dirasakan pada tingkat yang berbeda-beda di Taiwan, Hong Kong, Brunei, Filipina, dan Thailand, dimana setidaknya 10 persen populasinya tinggal. . etnis Tionghoa.

“Di masyarakat kaya dan terpelajar dari Timur hingga Barat, astrologi telah banyak dikomersialkan sebagai hiburan, aktivitas sosial, dan sistem kepercayaan di samping agama yang terorganisir,” kata Tan.

“Di Singapura misalnya,” ujarnya. Sangat mudah untuk menemukan aplikasi ramalan bintang harian online atau konsultan Feng Shui untuk mendapatkan saran tentang hal-hal seperti kecocokan pasangan, hari baik untuk acara besar, memilih nama bayi, dan banyak lagi.

Meskipun persaingan meningkat secara signifikan di beberapa negara, tidak semua naga mempunyai masalah. Herman Wu yang lahir pada tahun 1976 menceritakan kepada Al Jazeera bahwa meski tahun ajaran lebih panjang dan kompetitif, menjadi anak naga memiliki beberapa keuntungan.

“Beberapa ritual adat menyebut ‘naga’ membawa keberuntungan. Misalnya saja pada saat upacara pernikahan, saat calon pengantin datang ke rumah mempelai wanita, maka anak-anak rumah naga akan membutuhkan calon mempelai wanita, ”ujarnya.

Atas jasanya itu, ia mendapat uang tunai “angpau” yang menjadi uang jajan semasa kecilnya.