Arsip Tag: bank mandiri

Sektor Infrastruktur Punya Andil Cukup Besar Mendorong Pertumbuhan Indonesia

Korire Staurant, JAKARTA – Chief Financial Officer Bank Mandiri Andry Asmoro menjelaskan sektor dunia usaha mempunyai peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kegiatan teknis berdampak besar terhadap perekonomian, menciptakan lapangan kerja,” kata Andry, Rabu (14/2/2024).

Berdasarkan hasil penelitian Tim Ekonom Bank Mandiri, dampak perekonomian dari kegiatan perekonomian yang sudah dicanangkan pemerintah seperti pembangunan jalan raya, kereta ringan (LRT) Jabodetabek, kawasan wisata dan bisnis dengan nilai proyek. sebesar Rp430,0 triliun, dapat meningkatkan produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp690,5 triliun.

Selain itu, ada kemungkinan masuknya 2,4 juta tenaga kerja baru dari konstruksi berbagai jenis pekerjaan. Namun dalam jangka menengah dan panjang, pengembangan usaha dapat memberikan dampak positif pada bisnis spin-off seperti penyediaan listrik dan gas, penyediaan makanan dan minuman, transportasi dan ritel pada industri manufaktur dan real estate.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Susana Indah Kris Indriati mengatakan upaya ini sejalan dengan langkah pemerintah dalam mencapai visi Indonesia 2045 yang salah satunya fokus pada penyelenggaraan infrastruktur dasar, mengedepankan keselarasan dan keseimbangan antar tempat.

Alhasil, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit usaha sesuai Keputusan Presiden (Perpers) 38 Tahun 2015 sebesar Rp301,17 triliun hingga akhir tahun 2023. Nilai tersebut tumbuh sebesar 15,95 persen secara tahunan pada situasi tahun (yo) tahun 2022. Rp 260,25 triliun.

Dana ini dialokasikan untuk berbagai sektor seperti jalan raya, transportasi, minyak dan gas serta energi terbarukan, tenaga listrik, telematika, bangunan umum dan bangunan perkotaan, serta konstruksi. Pinjaman ini mencakup pembangunan jalan raya, bandara, pelabuhan, dan jalur kereta api yang digunakan masyarakat.

Duo Bank BUMN Terus Pecahkan Rekor Harga Saham Tertinggi dalam Sejarah

Korire Staurant, JAKARTA – Dua bank terbesar di Indonesia yakni Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan keuntungan tertinggi di sektor perbankan Tanah Air. Rinciannya, total laba bersih kedua bank ini saja mencapai Rp 115,5 triliun.

Sekadar untung saja, jika aset keduanya digabung total nilainya mencapai lebih dari Rp 4,139 triliun. Aset Bank Mandiri mencapai Rp2.174,2 triliun sedangkan aset Bank BRI mencapai Rp1.965 triliun pada tahun 2023.

Berkat kinerja tersebut, saham Bank Mandiri (BMRI) dan BRI (BBRI) menjadi sasaran empuk investor asing dan lokal. Pastinya pasar saham saat ini lebih bahagia, karena hadirnya kedua saham tersebut.

Hingga Senin (12/2/2024), harga saham BMRI sudah mencapai Rp 7.200 per saham. Kemudian, harga saham BBRI juga mencapai Rp 5.975. Rekor tertinggi keduanya sepanjang sejarah.

Kebetulan, pasar bisnis kedua bank pelat merah ini mencapai Rp 1.577,56 triliun, dan jika digabungkan akan langsung masuk 10 bank teratas di Asia. Kedua bank ini juga menjadi penyumbang dividen BUMN terbesar di Indonesia. Tahun lalu saja, Bank Mandiri dan BRI memberikan dana kepada pemerintah sebesar Rp36,07 triliun. Jika seluruh BUMN digabung, jumlah penyaluran di daerah bahkan mencapai Rp 81,2 triliun pada tahun lalu.

Artinya, jumlah tersebut setara dengan 44,8 persen dari total penyaluran BUMN di daerah pada tahun lalu. Pembayaran kepada pemerintah juga dipastikan meningkat seiring dengan peningkatan laba yang dibukukan kedua bank pelat merah tersebut pada tahun 2023.

“Dari berbagai tantangan yang ada di awal tahun 2024, kondisi perekonomian di Indonesia masih memiliki potensi yang besar. Kami senang dan berharap Bank Mandiri dan BRI mampu tumbuh dan berkontribusi bagi Indonesia,” kata Wakil Menteri BUMN. . Hubungi Kartika Wirjoatmodjo, Senin (2-12-2024) untuk siaran persnya.