Arsip Tag: angpau imlek

Jelang Tahun Baru Imlek 2024, Pesanan Hampers Online Melonjak

JAKARTA – Sekat online kini sedang menjadi tren, karena kemudahan dan kepraktisannya. Terlihat penjualan hampers secara online akan meningkat signifikan menjelang banyak hari raya termasuk Tahun Baru Imlek 2024.

“Menjelang Tahun Baru Imlek 2024, Tokopedia mencatatkan peningkatan transaksi produk sebesar 3 kali lipat dibandingkan rata-rata penjualan pada hari-hari biasa,” jelas Aditya Gracio Nelwan, Head of Communications Tokopedia.

Jelang Tahun Baru Imlek 2024, banyak produk yang dibutuhkan masyarakat mengalami peningkatan transaksi dibandingkan penjualan pada hari biasa, kata Aditya.

“Penjualan berbagai makanan khas perayaan Imlek, salah satunya kue keranjang, meningkat 225 kali lipat dibandingkan rata-rata penjualan di hari biasa. Sementara penjualan lapisan legal meningkat lebih dari 5 kali lipat,” jelas Aditya.

Selain makanan, jumlah transaksi dekorasi Imlek di Tokopedia meningkat 84 kali lipat.

“Penjualan angpao meningkat lebih dari 20 kali lipat, sedangkan penjualan gaun cheongsam yaitu gaun berwarna merah yang identik dengan perayaan Imlek melonjak lebih dari 16 kali lipat dibandingkan rata-rata penjualan mingguan,” tambah Aditya.

Berbagai pelaku usaha memanfaatkan momen Imlek untuk menghadirkan produk terkait. Misalnya saja brand fesyen lokal This Is April yang meluncurkan koleksi fesyen Tahun Baru Imlek bekerja sama dengan pembuat konten lokal Elika Boyen.

“Konsep koleksi Imlek April kali ini lebih serbaguna, modern, dan simpel. Kami ingin mengenakan gaun setiap April selamanya, tidak hanya saat Imlek saja,” ujar pendirinya Maria Anggreni. Ini bulan April.

Inilah bisnis fashion April yang didirikan pada tahun 2012, bermula dari komitmen Maria dan suaminya, untuk bisa tampil menarik dan stylish bagi banyak wanita, pelajar, karyawan, wirausaha, ibu rumah tangga Indonesia, tapi ‘bukan saya’. Mereka tidak ingin menguras tabungannya.

Tips membeli keranjang secara online

Selain berbagi cerita brand lokal yang memanfaatkan momen Imlek, Tokopedia memberikan saran kepada masyarakat untuk memilih kendala merayakan Imlek 2024 atau kebutuhan lainnya melalui Aditya.

1. Buatlah daftar penerima dan teliti anggarannya agar aman

Untuk mengantisipasi kenaikan biaya saat kendala pembelian, siapkan dulu daftar penerimanya. Buatlah klasifikasi antara keluarga dan kerabat agar lebih mudah dalam menentukan jenis semak dan anggaran pembelian Imlek 2024.

“Sebelum memilih semak yang diinginkan, jangan lupa untuk melakukan riset terlebih dahulu dengan mencari tahu harga semak tersebut,” jelas Aditya.

2. Pilih makanan Tahun Baru Imlek yang otentik dan unik

Perayaan Imlek bersama keluarga yang kerap dirayakan dengan makan bersama bisa menjadi inspirasi pemilihan kendala. Misalnya, masyarakat bisa memilih keranjang Imlek yang berisi kue keranjang, kue bulan, dan kue bika amban yang bisa dinikmati bersama keluarga, kata Aditya.

3. Jika Anda kekurangan waktu, pilihlah reseller yang memungkinkan pengiriman kurir cepat

Agar parsel dapat diterima tepat waktu, pertimbangan penting adalah memilih penjual di Tokopedia yang memungkinkan opsi kurir ekspres.

“Tokopedia memiliki fitur alamat bersama yang dapat digunakan untuk mengirim produk apa pun yang dijual melalui Tokopedia, termasuk hamper Imlek, tanpa perlu memasukkan alamat tujuan secara manual,” jelas Aditya.

Baca Juga: Peluncuran Tokopedia Fashion Marketplace

4. Tambahkan kartu ucapan dan kemasan Tahun Baru Imlek yang cantik ke dalam hampers

Agar ucapan selamat Tahun Baru Imlek terasa lebih personal, masyarakat bisa menulis tangan ucapan selamat yang ingin disampaikan kepada keluarga dan kerabat di kartu ucapan. Tuliskan nama masing-masing penerima agar penyerahan hampers semakin hangat.

Mengenal Angpau Imlek dan Tips Mengaturnya Agar tak Cepat Habis

Korire Staurant, JAKARTA — Tahun Baru Imlek identik dengan pembagian angpao. Amplop berisi sejumlah uang biasanya diberikan kepada orang yang belum menikah oleh kerabat yang sudah menikah.

Secara tradisional, amplopnya berwarna merah (hong/ang artinya merah, bao/pao artinya paket) dengan kaligrafi emas, karena warna tersebut melambangkan keberuntungan, cocok untuk Tahun Baru. Dikutip dari Laman Lifestyle Asia, Sabtu (10/2/2024) Dilihat dari sejarahnya, tradisi pemberian koin untuk mengusir roh jahat sudah ada sejak Dinasti Han di Tiongkok kuno.

Di tahun-tahun berikutnya, kebiasaan memberi uang mencakup membungkus koin dengan benang merah atau menghadiahkannya dalam tas merah. Sekarang sudah ada uang kertas dengan kemasan yang masih berwarna merah dan mudah dibeli.

Siapa yang memberi dan siapa yang menerima?

Aturan sederhananya adalah “tua ke muda” yang berarti “tua ke muda” dan “tua ke muda”. Umumnya diberikan oleh mereka yang sudah menikah dan mempunyai kewenangan lebih tinggi dibandingkan mereka yang masih muda dan belum menikah. Ini termasuk anak-anak, orang-orang terkasih yang belum menikah dan mereka yang masih di bawah umur. Termasuk juga para pegawai seperti anggota rumah tangga dan satpam untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada orang-orang di sekitar mereka.

Kapan dan bagaimana pemberian angpau?

Angpau dapat diberikan pada awal Tahun Baru Imlek, seperti tanggal 1 Februari tahun ini, dan tanggal 15 Februari adalah 15 hari menuju Festival Lampion Musim Semi. Sebaiknya amplop merah tidak dibuka di hadapan pemberi, karena dianggap tidak sopan.

Baca Juga: Mitos Kue Keranjang Imlek, Benarkah Dewa Dapur ‘Mati’ Agar Tak Ungkap Aibnya ke Keluarga?

Kebanyakan orang juga berharap agar mereka tidak menghabiskan uangnya terlalu cepat. Berikut tips menugaskan angpau agar lebih baik lagi:

1. Tambahkan ke dana darurat

Salah satu cara mengalokasikan amplop merah agar tidak cepat habis adalah dengan menambahkannya ke dana darurat. Sebagian angpau bisa ditabung untuk pengeluaran tak terduga. Dana darurat akan sangat membantu ketika seseorang mengalami hal yang tidak terduga, sehingga tidak perlu berhutang atau kesulitan mencarinya karena sudah mempunyai tabungan.

2. Melunasi hutang

Sebelum membelanjakan angpau, seseorang bisa mempertimbangkan untuk melunasi utang. Setelah memasukkan sejumlah uang angpau ke dalam dana darurat, Anda bisa menyisihkan angpau untuk melunasi utang. Dengan cara ini Anda dapat mengurangi pengeluaran bulanan Anda.

3. Investasi

Jika masih ada sisa uang di angpau, anda bisa membelinya. Namun Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli barang-barang yang bernilai uang atau investasi, bukan barang-barang yang hanya berdasarkan keinginan saja. Contoh utama adalah membeli emas. Ini akan menjadi kegiatan belanja sekaligus investasi karena nilai emas terus meningkat dan dapat dijual kembali untuk membiayai biaya bila diperlukan.

4. Beli item dari daftar keinginan

Selain membeli barang-barang yang bisa diinvestasikan, ada baiknya membeli barang yang ada di wish list Anda. Belilah sesuatu yang sangat Anda butuhkan dan inginkan, namun Anda belum membelinya karena harganya. Selama itemnya berfungsi dengan baik, tidak ada masalah menggunakan Angapau untuk membeli item ini.

5. Dicadangkan

Cara efektif lainnya adalah dengan menyimpan bungkusan merah. Kebiasaan menabung bisa menyelamatkan Anda dari banyak hal, terutama masalah keuangan di masa depan. Tabungan bisa digunakan untuk kebutuhan yang lebih besar nantinya.