Siti Salmah Sang Pengajar Alquran Majukan Kehidupan Pemulung Lewat Waste Solution Hub

Wecome Korire Staurant di Portal Ini!

Tangsel adalah Siti Salma, perempuan yang mempunyai jiwa keagamaan dan sosial yang tinggi. Wanita kelahiran Kampung Utara, Kecamatan Kotabumi, Negara Bagian Lampang Utara ini mengabdikan dirinya untuk berkebun di Desa Mangu, Jurong Timur, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Siti Salmah Sang Pengajar Alquran Majukan Kehidupan Pemulung Lewat Waste Solution Hub

20 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2024

Salah satunya dengan memperkenalkan WashHub atau disingkat Waste Solution Hub kepada komunitas pengumpul sampah. Berawal dari mimpi pengelolaan sampah di hulu, menuju penyelesaian hilir yang jelas. Washub.id merupakan sebuah ide konseptual yang memanfaatkan teknologi gadget. Mulai dari edukasi, pengumpulan sampah, kemudian pengukuran sampah, pemilahan sampah, pengolahan sampah.

“Jadi hasil akhirnya bukan sekedar ke TPA atau kemana-mana, tapi ternyata semuanya terintegrasi,” kata Salma kepada VIVA saat diwawancara, 31 Oktober 2023. Salma memulai karirnya di bidang pengumpulan sampah pada tahun 2015. Dimana dia tinggal Di sana, Salma mendirikan pusat studi Alquran bernama “Taman Maghrib Menghazi”. Dia pergi dari satu kios ke kios yang lain untuk mengajarkan Al-Quran. Tak puas dengan pendidikan agama informal, Salma Kak membuka sekolah bernama “Taman Pohon” dengan partisipasi Seto Mulyadi. “Toh, selama ini anak-anak belum putus sekolah, ada pula yang melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujarnya. Selain mengurus pendidikan anak, Salma juga memberdayakan orangtuanya yang pemulung. Di sini, pembuangan sampah diajarkan untuk mengelola sampah sehingga menghasilkan nilai ekonomi.

“Ingin meningkatkan taraf hidup para pemulung dari segala aspek kehidupannya,” Salma bergabung dengan 60 anak muda di Indonesia Youth Action Forum 2017. Dalam forum tersebut, ia bertemu dengan pendiri Washhub Ranitya Nurlita yang juga seorang aktivis lingkungan hidup. Pada Desember 2018, keduanya memulai pusat pengolahan sampah dengan konsep tempat pengolahan sampah low reuse (TPS3R). Ide ini serupa dengan pengelolaan sampah di negara-negara maju. “Saya mengedukasi para pemulung dan Kak Lita bilang, saya menjalin kerja sama dengan desa-desa pemulung. Dengan adanya Washab, kita berharap para pemulung tidak dianggap remeh dan bisa meningkatkan perekonomian mereka,” ujarnya. Tahap kedua edukasi pemulung melalui konsep Washhub telah membuahkan hasil. Konsep yang mereka kembangkan berhasil meraih penghargaan pada upacara yang diadakan di China. Semua ini merupakan hasil kerja keras para pemulung yang ingin belajar mengelola sampah dengan benar, kata Salma. “Semua laundry ditempati oleh pemulung, kita pekerjakan. Dan mereka punya penghasilan yang lumayan, karena jumlahnya masih kecil. Dan dengan mesin cuci ini, mereka dapat penghasilan banyak, kita profesional,” ujarnya. Peran Siti Salma dalam mentransformasi desa pengumpulan sampah mengantarkannya diakui oleh PT Astra International dengan penghargaan Sales Indonesia Award 2021. Sejak saat itu, perhatian terus mengalir dari berbagai pihak. Anak-anak di tempat pengumpulan sampah merupakan cerminan dari “semangat Indonesia hari ini dan masa depan”. “Alhamdulillah sampai saat ini beasiswa bertambah dari banyak orang menjadi banyak anak. Masya Allah, jaringan pelayanan desa pemulung kami sudah berkembang.

Lahir pada tanggal 25 Juli 1988, Astra berharap dapat menginspirasi masyarakat dari seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Selain itu, karya-karya yang dilakukannya menginspirasi masyarakat untuk berbuat baik bagi orang-orang disekitarnya, terutama masyarakat marginal di masyarakat, seperti pemulung. “Jangan pernah takut berbuat baik, mulailah dulu, memungut sampah di rumah, jangan khawatir. Kalau tidak pernah, tidak ada gunanya, semakin banyak orang yang ditunjuk untuk menjalankan perannya di Astra. , banyak. dia berbuat baik, selama ini belum terjadi.” Semakin banyak orang yang ingin melihat orang baik melalui Astra. Mereka menyebarkan kebaikan,” ujarnya. Salma berharap masyarakat dan semua pihak memikirkan kehidupan masyarakat miskin. Terutama untuk membantu dan memudahkan akses mereka terhadap pendidikan dan kesehatan. Termasuk nyawanya, mereka yang masih menikah di bawah senjata, tanpa KTP, tidak punya tempat tinggal, dan lain-lain. Kami akan bantu mereka belajar bagaimana mendapatkan haknya sebagai warga negara Indonesia, ujarnya. Melansir satuindonesia.com, pusat pembuangan sampah tersebut telah melatih lebih dari 23.435 pengunjung. Saat ini, volume pengelolaan sampah sebanyak 4.388 kilogram dan telah memberdayakan lebih dari 1.222 pemulung di wilayah Tangerang Selatan. Lebih dari 171 relawan terlibat, dan total 5.006 paket sembako disalurkan selama pandemi, beserta donasi kepada pekerja informal (pemulung). Waste Solution Center bertujuan untuk memiliki 10.000 mitra pengumpulan sampah, meningkatkan pendapatan pemulung sebesar 100 persen, mengelola 1.000 ton sampah per hari, memproduksi lebih dari 1.000 produk daur ulang, dan mengembangkan lebih dari 10 pusat daur ulang dan pelatihan di seluruh Indonesia. Jumlah ini terus bertambah dari hari ke hari. Anies mengutip dari Alquran: Tuhan akan memberi Anda kekuatan yang Anda butuhkan. Hal itu ditegaskan Anies dalam pernyataan terakhir atau pidato penutupnya pada debat calon presiden kelima yang digelar pada 4 Februari 2024 di Jakarta. Korire Staurant 4 Februari 2024 Siti Salmah Sang Pengajar Alquran Majukan Kehidupan Pemulung Lewat Waste Solution Hub