Seluk-beluk Kanker Prostat

Selamat datang Korire Staurant di Website Kami!

Korire Staurant, Jakarta – Prostat, organ yang terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum, berperan penting dalam reproduksi pria. Masalah potensial di bidang ini adalah kanker prostat. Seluk-beluk Kanker Prostat

Menurut American Cancer Society, prostat terletak di antara kandung kemih dan rektum dan berperan penting dalam reproduksi. Vesikula seminalis, yang terletak di belakang prostat, menghasilkan sebagian besar cairan pembentuk air mani.

Uretra, yang membawa urin dan air mani, melewati bagian tengah prostat sebelum keluar dari tubuh melalui penis. Seiring bertambahnya usia pria, prostat tumbuh dan mencapai ukuran yang signifikan pada pria yang lebih tua.

Adenokarsinoma adalah jenis kanker prostat paling umum yang muncul dari sel-sel kelenjar prostat yang menghasilkan cairan prostat. Meskipun jenis kanker lain seperti karsinoma sel kecil, karsinoma sel transisional, sarkoma, dan tumor neuroendokrin jarang terjadi, adenokarsinoma adalah diagnosis yang paling umum diterima. 6 Artis Hollywood yang Punya Hobi Aneh, Nicolas Cage Koleksi Tengkorak

Menurut laporan Medical News Today, para peneliti belum sepenuhnya memahami penyebab pasti kanker prostat, namun perubahan tertentu pada sel kelenjar prostat mungkin menjadi penyebabnya.

Neoplasia intraepitel prostat (PIN), suatu perubahan primer pada sel kelenjar, paling sering terjadi pada pria di atas usia 50 tahun, dan sekitar 50% di antaranya menderita PIN. Meskipun perubahan awal ini seringkali lambat dan tidak menjadi kanker, beberapa sel dapat berkembang menjadi kanker seiring berjalannya waktu.

Usia, ras atau etnis, riwayat keluarga, faktor genetik, dan pola makan merupakan beberapa faktor risiko yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker prostat.

Usia di atas 50 tahun, ras kulit hitam, riwayat keluarga dengan kanker prostat, dan faktor genetik seperti mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2 dapat memengaruhi risiko kanker ini. Pola makan tinggi lemak juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker prostat.

Faktor risiko lain untuk kanker prostat termasuk obesitas, merokok, konsumsi alkohol, paparan bahan kimia seperti herbisida Agen Oranye, radang kelenjar prostat, dan infeksi menular seksual.

Pilihan Editor: Pelajari tentang pembesaran prostat Raja Charles III

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dirawat di unit perawatan kritis di Washington setelah diagnosis dini kanker.

Sebelum memimpin Pantai Gading menjuarai Piala Afrika 2023, Sebastien Haller berjuang melawan kanker testis yang mengancam kariernya. Baca selengkapnya

Kolostrum muncul dalam bentuk suplemen yang dipopulerkan melalui media sosial dan digunakan oleh orang dewasa. Waspadai efek sampingnya. Baca selengkapnya

Dalam pesan pertamanya sejak diagnosis kankernya, Raja Charles III berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan mereka. Baca selengkapnya

Untuk mencegah pembesaran prostat yang dapat memicu kanker, penting untuk memeriksakannya sebelum terlambat. Baca selengkapnya

Setelah dirawat karena pembesaran prostat, Raja Charles III didiagnosis menderita jenis kanker yang tidak diketahui. Baca selengkapnya Seluk-beluk Kanker Prostat

Pangeran William akan menjalankan beberapa tugas kerajaan untuk Raja Charles, yang sedang dirawat karena kanker. Baca selengkapnya

Bukan hanya Raja Charles III, banyak anggota keluarga kerajaan lainnya, termasuk mendiang ibunya, Ratu Elizabeth, juga mengalaminya. Baca selengkapnya

Makanan dan minuman berlabel bebas gula sebenarnya lebih berbahaya dibandingkan gula. Dengarkan penjelasan ahli gizi. Baca selengkapnya

Istana Buckingham Inggris mengumumkan bahwa Raja Charles III menderita kanker, yang didiagnosis selama perawatan kelenjar prostatnya. Baca selengkapnya