Rencana Transfer Manchester United Guna Akali Financial Fair Play

Wecome Korire Staurant di Situs Kami!

Inggris – Manchester United punya rencana transfer yang bisa menghindari aturan Financial Fair Play (FFP). Aturan tersebut diyakini bisa menjadi masalah jika tim berjuluk Setan Merah itu ingin mendatangkan pemain dengan nama besar. Rencana Transfer Manchester United Guna Akali Financial Fair Play

Atas situasi tersebut, lahirlah ide rencana dari manajemen Manchester United agar tetap bisa mendapatkan pemain dengan nama besar pada musim depan. Mereka yang kontraknya tersisa 12 bulan menjadi sasaran. 4 Tim yang Lolos Semifinal Piala Asia 2023, Jangan Cari Timnas Indonesia

Dengan durasi kontrak yang tersisa sekitar satu tahun, MU yakin harga belinya akan lebih rendah dari harga pasar. Mereka hanya harus berusaha meyakinkan sang pemain untuk menandatangani kontrak.

Namun, apa yang dilakukan MU bisa membuat marah klub lain. Karena untuk melakukan hal tersebut, komunikasi langsung dengan pemain adalah kuncinya, beserta janji gaji dan reward.

ESPN mengabarkan, aturan FFP Premier League selama ini membuat MU was-was untuk memasuki bursa transfer yang menyasar pemain-pemain bertubuh besar. Karena harganya pasti mahal.

Jika MU nekat membeli pemain incarannya dengan harga tinggi, bisa saja akibatnya adalah pelanggaran FFP. Hal ini dapat mengakibatkan pengurangan poin Liga Premier.

Dengan aturan yang ada, seharusnya manajemen klub tegas dalam menjalankan perhitungannya. Mereka tidak boleh melebihi batas kerugian, karena efeknya tidak diinginkan.

Musim ini, Everton menjadi klub Liga Inggris yang bermasalah karena aturan FFP. Mereka harus menerima pengurangan 10 poin. Rencana Transfer Manchester United Guna Akali Financial Fair Play

Alasan Everton dikurangi poin adalah laporan keuangan mereka musim 2020/2021. Mereka mengalami total kerugian lebih dari Rp 8,23 triliun dalam lima tahun terakhir. Arsenal ingin menghindari Financial Fair Play, bek ini menjadi rebutan banyak klub. Arsenal sudah mulai menyusun daftar jual pemainnya untuk musim depan. Tujuannya agar klub berjuluk The Gunners itu terhindar dari sanksi Financial Fair Play (FFP) Liga Inggris. Korire Staurant 13 Februari 2024