[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Equity Sebagai Dasar Utama Kesehatan Dunia

Sugeng rawuh Korire Staurant di Portal Ini!

Korire Staurant, Jakarta – Sesuai rencana awal, pertemuan ke-7 ‘Working Group on International Health Regulations (7th WGIHR)’ akan digelar di hari terakhir, Jumat, 9 Februari 2024. Pasalnya, masih banyak pihak yang mendukung. hal-hal yang tidak mencapai mufakat, akan dilaksanakan sidang tambahan sidang ke-7 pada bulan Maret 2024, sebelum sidang ke-8 pada bulan April 2024. [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Equity Sebagai Dasar Utama Kesehatan Dunia

3 Kebiasaan Makan Malam yang Bikin Perut Buncit

Kesepakatan bersama menjadi dasar utama penyusunan dokumen internasional ini, karena ini merupakan pertemuan semua negara dan keputusan akan diambil bersama oleh seluruh negara anggota WHO, dimana tentunya peran negara kita sangat penting. Tujuannya adalah agar hasilnya diumumkan pada ‘Majelis Kesehatan Dunia’ pada Mei 2024.

Dua hal lainnya juga akan dilakukan setelah hari terakhir pertemuan ini. Pertama, meski hari Jumat tanggal 9 Februari merupakan hari terakhir, negara-negara anggota WHO (termasuk Indonesia tentunya) masih bisa memberikan komentar tertulis hingga tanggal 23 Februari 2024. Dan yang terpenting, tanggal 23 Februari adalah pertemuan bersama (joint meeting). ) antara Kelompok Kerja Peraturan Kesehatan Internasional (WGIHR) dan ‘Badan Perundingan Antarpemerintah (INB) untuk menyusun dan menegosiasikan konvensi, perjanjian, atau instrumen internasional WHO lainnya mengenai pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons pandemi.

Rapat gabungan ini sangat penting, karena secara umum dapat dikatakan bahwa hasil-hasil INB tentu akan menjadi semacam “dirach” dan sangat penting dari segi konsep filosofis dan politik yang mendasar, kecuali tentu saja isi dari RSI. artikel-artikel yang akan menjadi referensi dalam aktivitas sehari-hari di lapangan, juga di negara kita.

Dalam pertemuan selama 1 minggu ini, tanggal 5 hingga 9 Februari, dibahas berbagai artikel dan artikel dokumen IHR 2005 yang sedang dimutakhirkan, dibagi menjadi lima kelompok, dimana Indonesia aktif memediasi beberapa intervensi, termasuk yang ada di foto ini. Kelompok 1 berisi pasal 35 dan 36, serta lampiran 3,6,8 dan 37. Kelompok 2 berisi pasal 1,4,5,8,9, 45 dan lampiran 2. Selanjutnya kelompok membahas 3 pasal 15,16, 17 dan 18, kelompok 4 membahas pasal 42, 43 dan 56 dan kelompok 5 membahas pasal 24 dan lampiran 4. [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Equity Sebagai Dasar Utama Kesehatan Dunia

Dalam perkenalan terakhir, beberapa perwakilan negara menekankan pentingnya peran yang jelas untuk kesetaraan pada semua produk yang diproduksi oleh WGIHR dan INB dan tentunya untuk pengendalian kesehatan di dunia.