Berdaya Bersama BRInita: Kelompok PKK Rawa Barat Sukses Budi Daya Hidroponik dan Ikan Nila

Wecome Korire Staurant di Situs Kami!

Korire Staurant, Jakarta Di tengah tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks, upaya pengembangan metode pertanian berkelanjutan semakin mendesak. Namun, di tengah lautan beton dan kepadatan penduduk, pengembangan metode pertanian ini juga menghadapi tantangan yang besar. Berdaya Bersama BRInita: Kelompok PKK Rawa Barat Sukses Budi Daya Hidroponik dan Ikan Nila

Namun hal ini berarti bahwa hal tersebut merupakan tantangan yang tidak dapat diatasi. Memang, di tengah kesulitan tersebut, lahirlah inovasi, kreativitas, dan kerja sama dalam menciptakan solusi berkelanjutan.

Sejarah menarik tersebut bisa ditelusuri pada kelompok PKK di kawasan RW 02, Kecamatan Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Para perempuan di sana juga berhasil mempercantik lingkungan dan memberdayakan masyarakat melalui kegiatan produktif. Cerita Jokowi Banting Tulang Bangun Usaha Mebel, Kerja dari Subuh sampai Malam

Pasalnya, berkat dukungan program BRI Peduli Pertanian di Kota atau BRINita melalui Kanwil BRI Jakarta II, kelompok PKK Rawa Barat berhasil memanfaatkan lahan sempit untuk budidaya tanaman hidroponik dan ikan nila.

Meski letaknya di wilayah terbatas, namun hal itu tidak terbukti menjadi kendala. Lahan yang ada seperti pekarangan warga dimanfaatkan untuk menanam tanaman hidroponik sehingga mempercantik lingkungan sekitar.

Selain itu, berbagai tanaman sayuran seperti kangkung, sawi, dan nanas juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga. Salah satu warga, Hj. Diakui Annie, dukungan BRI banyak membantunya dalam menanam tanaman hidroponik di wilayahnya.

“Jadi kalau panen kita bersama-sama, hasilnya kita bagi ke warga sekitar.

Hasana, salah satu anggota kelompok tani ini mengatakan, tanaman sayuran hidroponik bisa dijual tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan warga.

Nanti pendapatannya masuk ke dana PKK RW, PKK Kelurahan, sehingga bisa menambah pendapatan, ujarnya.

Selain tanaman hidroponik, BRI juga memberikan bantuan program budidaya ikan nila kepada anggota PKK RW 02. Masyarakat setempat pun menikmati hasil budidaya atau pengolahan ikan ini dan menjualnya dalam bentuk pempek dan bakso ikan.

“Nila sudah kami olah menjadi pempek. Nanti kami juga akan mengembangkan seperti siomay dan jajanan bayi seperti nugget. “Kemudian setelah diolah dan diproduksi, kami sekeluarga bisa mengkonsumsi ikan nila segar ini,” kata Daya Utari.

“Manfaat yang kami peroleh dari tanaman ini, pertama, dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga kami. Kedua, menggalakkan gizi yang baik bagi seluruh anak dan keluarga kita, jelasnya.

Di sisi lain, Wakil Direktur Utama BRI Katur Budi Harto mengatakan BRI terus berkomitmen terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan menghadirkan program-program yang benar-benar dapat mendorong perbaikan ekosistem lingkungan. Berdaya Bersama BRInita: Kelompok PKK Rawa Barat Sukses Budi Daya Hidroponik dan Ikan Nila

“Salah satu komitmen nyata BRI dalam menjaga lingkungan di kawasan padat penduduk dengan penggunaan lahan sempit di pusat kota adalah program BRINita,” ujarnya.

“Program ini hadir tidak hanya di satu titik, tapi di 21 titik di Indonesia. Bukan hanya nilai ekonomi BRI saja, tapi sekaligus BRI menciptakan nilai sosial bagi masyarakat Indonesia,” jelas Katur.

(*)